GlucosTea.id – Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolik kronis ditandai oleh hiperglikemia akibat resistensi insulin, penurunan sekresi insulin, ataupun keduanya. Prevalensi DM tipe-2 terus meningkat secara global dan merupakan faktor risiko utama komplikasi kardiovaskular, nefropati, dan disfungsi metabolik lainnya.

Selain terapi farmakologis standar, penelitian pada bahan alami yang memiliki aktivitas antidiabetik semakin banyak dilakukan, termasuk salah satu produk populer seperti GlucosTea yang mengandung Gymnema sylvestre 1,5 g dan Camellia sinensis 1 g dalam setiap kantong teh.
Baca Juga: Daun Gurmar dan Khasiatnya untuk Diabetes serta Kesehatan!
Komponen Bioaktif:
G. sylvestre adalah tanaman obat yang dipakai dalam pengobatan tradisional Ayurveda, dikenal karena kandungan gymnemic acids — senyawa yang dilaporkan memiliki efek antihiperglikemik melalui berbagai mekanisme fisiologis.
Gymnemic acids dilaporkan berperan dalam menghambat penyerapan glukosa di usus dan meningkatkan sekresi atau sensitivitas insulin (Kashif et al., 2023). Beberapa laporan penelitian klinis dan meta-analisis dari G. sylvestre yang telah dilaporkan di antaranya adalah:
- Meta-analisis dari beberapa uji klinis pada pasien dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa suplementasi G. sylvestre dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa (FBG), glukosa postprandial, dan hemoglobin terglikasi (HbA1c) secara signifikan, serta memperbaiki profil lipid dibandingkan baseline sebelum intervensi (Devangan et al., 2021).
- Penelitian klinis awal pada pasien dengan DM tipe 2 yang mendapat ekstrak G. sylvestre selama 18–20 bulan melaporkan penurunan kadar glukosa darah, HbA1c, dan protein terglikasi, serta kemampuan beberapa peserta untuk mengurangi atau menghentikan sebagian obat oral mereka (Baskaran et al., 1990).
- Studi hewan dan uji laboratorium juga mendukung bahwa gymnemic acids dapat menurunkan glukosa darah dan meningkatkan sekresi insulin secara dose-dependent (Muzaffar et al., 2023).
Secara keseluruhan, bukti dari uji klinis manusia meskipun relatif terbatas menunjukkan potensi antihiperglikemik dan modifikasi metabolik dari G. sylvestre yang layak untuk diformulasikan dalam nutrisi fungsional.
Peran Teh (C. sinensis) dalam Metabolisme Glukosa

C. sinensis merupakan tanaman yang sangat kaya akan polifenol dan katekin. Senyawa ini dikenal memiliki sifat antioksidan dan dapat memodulasi metabolisme glukosa. Beberapa bukti klinis dan epidemiologi menunjukkan potensi dari C. sinensis dalam memberikan efek metabolik yang mendukung pengendalian gula sebagai bagian dari pola makan sehat, di antaranya adalah:
- Meta-analisis dari uji klinis menunjukkan bahwa konsumsi teh herbal secara umum (termasuk jenis non-Camellia) berkaitan dengan penurunan kadar gula darah puasa dan HbA1c pada individu dengan DM tipe 2 (Zarasvand et al., 2025).
- Studi klinis pada pasien diabetes yang mengonsumsi tiga cangkir teh hijau per hari selama 12 minggu menunjukkan penurunan signifikan HbA1c dan perubahan positif pada profil lipid, meskipun efek glikemik pada beberapa parameter lainnya tetap memerlukan konfirmasi lebih lanjut (Yazdanpanah et al., 2023).
- Kajian farmakologis juga menunjukkan bahwa komponen teh dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan menghambat enzim pencernaan karbohidrat seperti α-glucosidase, yang berkontribusi pada pengaturan glukosa postprandial (Chen et al., 2018).
Mekanisme Kerja Kombinasi dalam GlucosTea

Melalui penelitian yang dilakukan bersama Biofarmaka Institut Pertanian Bogor (IPB) selama Februari – Desember 2025, kombinasi Gymnema sylvestre dan Camellia sinensis dalam GlucosTea dilaporkan bekerja secara sinergis melalui beberapa jalur fisiologis (penelitian masih dalam proses publikasi):
- Inhibisi Absorpsi Glukosa di Usus
Gymnemic acids berikatan dengan reseptor glukosa di usus sehingga menurunkan penyerapan glukosa dan lonjakan glukosa setelah makan. - Peningkatan Sensitivitas Insulin
Studi pada hewan menunjukkan bahwa komponen teh dapat meningkatkan sensitivitas insulin seluler, memperbaiki respons glukosa. - Modulasi Profil Lipid
Bukti klinis menyatakan bahwa konsumsi teh dapat memperbaiki parameter lipid seperti kolesterol LDL dan trigliserida.
Dari sisi keamanan dan pertimbangan klinis, bahan alami seperti G. sylvestre umumnya aman dalam penggunaan moderat, tetapi harus hati-hati pada individu yang sudah menggunakan obat penurun gula karena risiko hipoglikemia.
Selain itu, pemantauan kadar glukosa darah secara berkala dan konsultasi tenaga kesehatan dianjurkan, terutama bagi individu dengan diabetes yang sedang dalam pengobatan farmakologis. Sebagai minuman herbal yang praktis dan relatif aman, GlucosTea dapat menjadi komponen dalam strategi pencegahan dan pengelolaan diabetes, dengan dukungan penelitian klinis dan farmakologis yang terus berkembang.
Baca Juga: 6 Buah untuk Diabetes Kering, Bantu Jaga Kadar Gula?
Daftar Pustaka
Baskaran, K. et al. (1990) ‘Antidiabetic effect of a leaf extract from Gymnema sylvestre in non-insulin-dependent diabetes mellitus patients’, Journal of ethnopharmacology, 30(3), pp. 295–305. doi: 10.1016/0378-8741(90)90108-6.
Chen, D. et al. (2018) ‘Effects of polysaccharides and polyphenolics fractions of Zijuan tea (Camellia sinensis var. kitamura) on α-glucosidase activity and blood glucose level and glucose tolerance of hyperglycaemic mice’, International Journal of Food Science and Technology, 53(10), pp. 2335–2341. doi: 10.1111/IJFS.13825.
Devangan, S. et al. (2021) ‘The effect of Gymnema sylvestre supplementation on glycemic control in type 2 diabetes patients: A systematic review and meta-analysis’, Phytotherapy research : PTR, 35(12), pp. 6802–6812. doi: 10.1002/PTR.7265.
Kashif, M. et al. (2023) ‘Unlocking the anti‐diabetic potential of Gymnema sylvestre, Trigonella foenum‐graecum, and their combination thereof: An in‐vivo evaluation’, Food Science & Nutrition, 11(12), p. 7664. doi: 10.1002/FSN3.3685.
Muzaffar, H. et al. (2023) ‘Gymnema Sylvestre Supplementation Restores Normoglycemia, Corrects Dyslipidemia, and Transcriptionally Modulates Pancreatic and Hepatic Gene Expression in Alloxan-Induced Hyperglycemic Rats’, Metabolites, 13(4), p. 516. doi: 10.3390/METABO13040516/S1.
Yazdanpanah, Z. et al. (2023) ‘The effect of green tea (Camellia sinensis) on lipid profiles and renal function in people with type 2 diabetes and nephropathy: a randomized controlled clinical trial’, Frontiers in nutrition, 10. doi: 10.3389/FNUT.2023.1253275.
Zarasvand, S. A. et al. (2025) ‘Effects of Herbal Tea (Non–Camellia sinensis) on Glucose Homeostasis and Serum Lipids in Type 2 Diabetes Mellitus: A Systematic Review and Meta-Analysis’, Nutrition Reviews, 83(3), pp. e1128–e1145. doi: 10.1093/NUTRIT/NUAE068.